Monday, November 29, 2021

Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) Materi PJOK SMP Kelas 9 Semester Genap

 


Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K)

Materi pelajaran yang akan kamu pelajari pada bab ini adalah “tindakan P3K pada kejadian darurat, baik pada diri sendiri maupun orang lain”. Materi pelajaran ini hendaknya kamu baca dan pelajari dengan sakasama, karena di dalamnya memuat tentang segala sesuatu yang sangat erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari, dan bahkan jika kamu sudah terampil kamu akan dapat memberikan bantuan kepada orang-orang yang berada di sekitarmu, seperti orang tua-muda, karib-kerabat, dan teman-temanmu. Materi yang akan dipaparkan di dalam bab ini memuat tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan.

Tidak seorang pun yang menginginkan atau berharap mendapat kecelakaan, akan tetapi ketika kecelakaan itu menimpa, kita pun tidak bisa mengelak darinya. Kita tidak akan pernah tahu kapan dan di mana kecelakaan itu dapat terjadi, di dalam perjalanan, di sekolah, di tempat berenang, tempattempat rekreasi bahkan di rumah kita sendiri pun kecelakaan dapat terjadi. Dan sebagai akibat dari kecelakaan itu, korban dapat menderita luka berat dan luka ringan, pingsan, bahkan meninggal seketika.

Apa yang seharusnya kita lakukan apabila korban tidak meninggal seketika akibat kecelakaan? Yang bisa dilakukan pertama kali adalah berusaha untuk memperkecil akibat dari musibah atau kecelakaan tersebut. Itulah yang dinamakan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K).  

 

Pengertian P3K

Pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) ialah pertolongan sementara yang diberikan kepada seseorang yang menderita sakit atau kecelakaan sebelum mendapat pertolongan dari tenaga medis atau dokter, yang sifatnya memberikan perasaan tenang kepada korban, serta mencegah atau mengurangi rasa takut, dan yang terpenting adalah mengurangi risiko bahaya yang lebih besar yang ditimbulkan akibat kecelakaan tersebut.

 

Tujuan P3K

Orang selalu berusaha menghindari penyakit atau kecelakaan. Tetapi tidak seorang pun tahu kapan penyakit atau kecelakaan itu akan datang. Karena itu kita harus selalu berusaha untuk memperkecil akibat dari musibah atau kecelakaan yang mungkin sewaktu-waktu akan menimpa diri atau sanak keluarga kita. Kecelakaan itu bermacam-macam dan penanganannya pun memerlukan keterampilan dan pengetahuan yang sesuai.

Kecelakaan dapat terjadi di manamana, misalnya, kecelakaan di rumah, di perjalanan, di sekolah, di tempat kerja, di kolam enang, di tempat-tempat rekreasi, dan di tempat-tempat lain. Sebagai akibat kecelakaan, korban dapat meninggal seketika, pingsan, luka berat, dan luka ringan.

Korban kecelakaan yang masih hidup memerlukan pertolongan yang cepat, supaya korban terhindar dari bahaya maut. Di sinilah letak fungsi pertolongan pertama sebelum tenaga medis datang. Bila dilakukan dengan benar, pertolongan pertama pada kecelakaan dapat menolong jiwa seseorang. Tetapi bila dilakukan dengan salah, bahkan dapat membahayakan jiwa korban.

Oleh karena itu, orang yang memberikan pertolongan pertama harus mempunyai pengetahuan, keterampilan dan mampu melihat situasi dan kondisi korban sebelum melakukan pertolongan pertama. Tindakan-tindakan yang harus dilakukan dalam memberikan pertolongan pertama, antara lain sebagai berikut.

1) Memanggil orang dewasa yang ada disekitar kejadian, bila memungkinkan

2) Panggillah dokter/petugas medis secepat mungkin.

3) Hentikan perdarahan.

 

A. Peralatan P3K dan Cara Penggunaannya

Untuk dapat melakukan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) tentunya diperlukan peralatan-peralatan yang sederhana, harapannya di rumahmu disediakan peralatan jenis ini. Paling kurang kamu bersama keluargamu dapat memanfaatkannya apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan ringan, misalnya luka ringan saat kamu membantu ibumu di dapur, atau kena benda tajam lainnya.

Sekarang baca peralatan atau perlengkapan pertolongan pertama pada kecelakaan minimal yang perlu dipersiapkan dalam usaha memberikan pertolongan, antara lain sebagai berikut.

 

1. Peralatan P3K

a. Kasa Steril

Kasa merupakan sejenis kain tipis dan lembut, biasanya digunakan untuk pembalut luka.

b. Plester

Plester digunakan untuk merekatkan kasa penutup agar tidak terlepas.

c. Plester obat

Plester obat (plester yang mengandung obat) biasanya digunakan untuk menutup luka kecil yang telah dibersihkan, misalnya akibat teriris atau tersayat benda tajam. Pada permukaan tengah plester terdapat lapisan yang mengandung obat.

d. Kapas

Kapas digunakan untuk membersihkan luka atau mengoleskan obat. Biasanya sebelum digunakan, kapas terlebih dahulu dibasahi dengan air bersih yang steril atau larutan pembersih luka, setelah itu baru dipakai untuk membersihkan luka yang kotor.

e. Gunting

Gunting yang digunakan sebaiknya gunting perban tahan karat.

f. Lampu senter

Lampu senter digunakan untuk melihat luka tertentu agar lebih jelas, misalnya suatu benda yang masuk ke telinga atau melihat benda yang sangat kecil di dalam luka. Biasanya peralatan tersebut di atas sudah ada di rumahmu masingmasing, hanya tempatnya berserakan di mana-mana, maka sekarang tugasmu adalah mengemas peralatan-peralatan tersebut dalam satu tas atau kotak, dan digantungkan pada satu tempat yang dapat dilihat oleh semua anggota keluargamu di rumah, dan mudah dijangkau.

 

Obat-obatan P3K

Setelah kamu mengetahui berbagai jenis peralatan yang dapat kamu gunakan untuk melakukan pertolongan pertama pada kecelakaan, sekarang kamu baca dengan saksama informasi berikut ini, isinya memuat tentang jenis obat-obat ringan yang dapat dibeli secara bebas tanpa harus menggunaka resep dokter, adapun jenis obat-obat tersebut adalah sebagai berikut.

a. Obat Luka Ringan

1) Jenis obat

a) Obat merah (mercurochroom).

b) Betadine.

2) Cara penggunaannya

Bersihkan luka dengan obat pencuci luka atau air terlebih dahulu, kemudian oleskan obat pada luka.

3) Kegunaannya

Mempercepat penyembuhan pada luka yang ringan seperti tersayat benda tajam dan menghindarkan luka dari kotoran agar tidak infeksi.

b. Obat Pencuci Luka

1) Jenis obat

a) Rivanol.

b) Alkohol 70%.

c) Boorwater (larutan boric).

2) Cara penggunaannya

Bersihkan luka dengan obat pencuci luka agar bersih dan steril kemudian oleskan obat pada luka.

3) Kegunaannya

Mempercepat penyembuhan pada luka yang ringan seperti tersayat benda tajam dan menghindarkan luka dari kotoran agar tidak infeksi.

 

c. Obat Luka Bakar

1) Jenis Obat

a) Bioplacenton.

b) Salep minyak ikan.

c) Lidah Buaya.

2) Cara Penggunaannya:

Bersihkan luka dengan obat pencuci luka agar bersih dan steril kemudian oleskan obat pada luka. Potong pangkal daun lidah buaya. Biarkan sampai lender keluar. Oleskan lender lidah buaya pada bagian yang sakit hingga merata sesering mungkin. 

3) Kegunaannya

Mempercepat penyembuhan pada luka bakar. Akan lebih baik jika kamu menyatukan peralatan P3K dengan obatobat P3K ini, sehingga saat dibutuhkan sekaligus mendapatkan alat dan obatnya.

 

B. Kecelakaan yang Sering Terjadi dan Cara Pertolongannya

Pada bagian ini akan mempelajari berbagai kecelakaan yang sering terjadi dan cara pertolongannya antara lain: shock, pendarahan, pernapasan berhenti, luka, patah tulang, terkena arus listrik, dan pingsan. Penjelasan materi akan diuraikan sebagai berikut. Coba diskusikan apa yang harus kalian lakukan ketika menemukan korban? Coba kalian pelajari materi berikut ini.

Pendarahan

Pada tiap-tiap luka akan terjadi pendarahan. Pendarahan dapat terjadi di dalam atau di luar badan. Supaya tidak terjadi infeksi, tiap luka baik itu luka luar maupun luka dalam badan harus diambil tindakan yang cepat. Kita harus membedakan dari mana darah itu keluar, apakah pendarahan itu keluar dari arteri, vena (pembuluh darah balik), atau kapiler (pembuluh darah rambut).

Pendarahan arteri warnanya merah muda, dan darah keluar dengan memancar sesuai dengan denyutan jantung. Pendarahan vena warnanya merah tua, keluarnya cepat, tidak ada pancaran. Pendarahan kapiler warnanya merah tua atau merah muda, tidak cepat dan berdenyut, menyelubungi permukaan luka.

 

a. Tindakan terhadap Pendarahan Luar

1)    Menekan dengan Pembalut Tekan

Cara melakukannya: di atas luka diletakkan kain kasa, kemudian dibalut dengan kain pembalut. Kain kasa akan menutupi dan menekan darah yang keluar. Pendarahan vena dan pendarahan yang tidak berat dapat dihentikan dengan cara tersebut. Kalau tidak ada kain kasa, dapat juga dipergunakan sapu tangan yang bersih. Jika terjadi pendarahan di tangan atau di kaki, tangan atau kaki harus diangkat ke atas.

 

2) Menekan dari atas tempat tekanan Kalau terjadi pendarahan arteri dan pendarahan lain yang tidak dapat di hentikan setelah 5 menit dengan pembalut tekan, maka tekanan harus dilakukan pada tempat-tempat tertentu, yaitu tempat dimana arteri menyilang pada tulang. Tempat yang harus ditekan, yaitu tempat antara luka dan jantung, tempat yang paling dekat dengan luka arteri menyilang tulang. Setelah pendarahan berhenti, lakukan penekanan dengan pembalut tekan.

3) Menahan pendarahan dengan tourniquet Menahan pendarahan dengan tourniquet hanya dapat dilakukan dalam keadaan yang memaksa sekali, karena penggunaan tourniquet ada bahayanya. Jika penolong menggunakan tourniquet, ia harus segera diberitahukan kepada dokter, bahwa ia menggunakan tourniwuat.

 

Luka

Luka adalah jaringan kulit yang terputus, robek, rusak oleh suatu sebab.

a. Jenis-jenis luka

1) Luka memar (kena pukul).

2) Luka gores.

3) Luka tusuk.

4) Luka potong.

5) Luka bacok.

6) Luka robek.

7) Luka tembak.

8) Luka bakar.

 

b. Dasar-dasar pertolongannya

1) Hentikan pendarahan.

2) Tinggikan anggota badan yang terluka.

3) Ulas luka dengan mercurrohchoom 2%.

4) Tutup dengan kasa steril, lalu di atasnya diletakkan kapas lalu dibalut perban. Setelah luka ditaburi obat dapat juga langsung dibalut dengan pembalut cepat.

5) Bila luka lebar dan dalam segera bawa ke rumah sakit.

6) Gunakan obat tradisional yang banyak terdapat disekeliling kita, misal luka bakar dengan menggunakan lidah buaya, luka memar dengan menggunakan daun jambu biji, dan sebagainya.


Sumber: 

Indonesia. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan / Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.-- . Edisi Revisi Jakarta : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2018

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) Materi PJOK SMP Kelas 9 Semester Genap

0 Comments:

Post a Comment